Telepon:
0813 9929 9919
Alamat Kantor:
ANDONG,BOYOLALI.

Pernah ngalamin AC di rumah atau kantor yang udaranya tetap panas padahal baru aja dibersihkan? Tenang, kamu nggak sendirian. Banyak orang juga bingung kenapa AC tidak dingin padahal sudah dibersihkan. Padahal harapannya setelah cuci AC, udara bisa kembali sejuk dan segar.
Nah, biar kamu nggak salah langkah, di artikel ini kita bahas tuntas semua penyebab, solusi, sampai tips biar AC kamu tetap dingin maksimal setiap hari.
Membersihkan AC memang langkah penting. Tapi faktanya, cuci AC aja nggak selalu cukup. Ada banyak hal lain yang bisa bikin performa AC turun. Yuk kita bahas satu per satu penyebab paling umum yang sering luput diperhatikan.
Ini penyebab paling sering. Walau AC sudah dibersihkan, kalau freon berkurang atau bocor sedikit saja, udara yang keluar tetap nggak akan dingin. Freon adalah “darah” sistem pendingin AC. Kalau tekanannya turun, sirkulasi udara dingin pun terganggu.Ciri-cirinya biasanya ada embun es di pipa, suara mendesis, atau hembusan udara yang cuma terasa angin biasa tanpa suhu dingin. Solusinya? Segera isi ulang freon dan periksa kebocoran sebelum tambah parah.
Kompresor berfungsi sebagai jantung AC. Saat kompresor lemah, freon nggak bisa bersirkulasi dengan baik. Akibatnya, meski sudah dibersihkan berkali-kali, AC tetap tidak dingin.
Kamu bisa mengenali gejalanya dari suara mesin outdoor yang mati-mati hidup atau justru diam total. Kalau sudah begini, sebaiknya panggil teknisi untuk pengecekan tekanan dan arus listrik kompresor.
Kadang masalahnya bukan di bagian mesin, tapi di pengaturan suhu. Sensor suhu (thermistor) bisa error, sehingga AC salah membaca temperatur ruangan.
Misalnya suhu ruangan sebenarnya masih panas, tapi sensor mengira sudah cukup dingin. Akibatnya kompresor berhenti bekerja padahal belum waktunya. Solusinya bisa dengan mengganti sensor atau kalibrasi ulang sistem.
Kapasitor berperan menyalakan motor kipas dan kompresor. Kalau kapasitor melemah, motor bisa gagal start atau tidak berputar sempurna. Hasilnya, udara yang keluar nggak lagi dingin.
Biasanya ini terjadi pada AC yang sudah berumur lebih dari 3 tahun. Pengecekan kapasitor sebaiknya dilakukan teknisi yang berpengalaman karena menyangkut arus listrik tinggi.
Meski bagian indoor sudah bersih, kalau outdoor AC tertutup debu, kotoran, atau bahkan terhalang tembok rapat, proses pembuangan panas jadi terganggu.
Pastikan unit outdoor punya ruang sirkulasi yang cukup, minimal 1 meter dari dinding atau benda lain. Bersihkan kisi-kisinya dari debu tebal agar udara bisa keluar bebas.
Kedengarannya sepele, tapi banyak juga kasus AC tidak dingin karena mode remote salah. Misalnya disetel ke mode fan bukan cool, atau suhu diset terlalu tinggi.
Pastikan mode-nya cool (dingin), kecepatan kipas medium atau high, dan suhu antara 18–24°C.
Tegangan listrik yang turun bisa bikin kompresor gagal bekerja optimal. Kalau di daerahmu sering terjadi tegangan rendah, pasang stabilizer untuk melindungi AC.
Kalau AC kamu sudah dibersihkan tapi tetap nggak dingin, coba langkah-langkah berikut ini sebelum buru-buru ganti unit baru.
Jangan tunggu sampai freon benar-benar habis. Lakukan pengecekan minimal setiap 6 bulan. Jika ada kebocoran, segera perbaiki titik bocor dan isi ulang freon sesuai tipe AC (R22, R32, atau R410A).
Cuci AC sebaiknya nggak cuma bagian filter indoor. Evaporator (di dalam) dan kondensor (di luar) juga harus dibersihkan agar pertukaran udara dan panas berjalan lancar. Untuk hasil maksimal, gunakan jasa profesional seperti Jasa Cuci AC Solo.
Kalau AC masih nggak dingin setelah dibersihkan dan diisi freon, besar kemungkinan masalah di kompresor atau kapasitor. Jangan coba bongkar sendiri karena bagian ini berisiko tinggi terkena listrik.
Terkadang penyebab AC tidak dingin datang dari instalasi yang salah. Misalnya pipa terlalu panjang, sambungan tidak rapat, atau posisi indoor dan outdoor tidak seimbang. Untuk kasus seperti ini, perbaikan instalasi perlu dilakukan oleh teknisi ahli.
Setel suhu 22°C di malam hari dan 24°C di siang hari agar kompresor tidak terlalu bekerja keras. Hindari sering mengubah suhu ekstrem karena bisa bikin sistem pendingin cepat rusak.
Merawat AC itu sebenarnya nggak sulit. Asal rutin dan tahu caranya, performanya bisa tahan bertahun-tahun. Berikut beberapa tips mudah:
Kalau ingin tahu kapan waktu terbaik mencuci AC, kamu bisa baca artikel kapan waktu yang tepat untuk cuci AC agar tetap awet dan dingin.
Beberapa gejala bisa kamu perhatikan sebelum AC benar-benar rusak:
Begitu tanda-tanda ini muncul, jangan ditunda. Bisa jadi masalah kecil berubah jadi kerusakan besar kalau dibiarkan.
Kalau kamu tinggal di wilayah Solo dan sekitarnya, kamu bisa langsung hubungi Service AC Solo. Mereka ahli dalam perawatan, perbaikan, isi freon, instalasi baru, sampai perawatan berkala. Teknisi berpengalaman, pengerjaan cepat, dan hasilnya dijamin memuaskan.
Hubungi lewat Telepon/SMS/WhatsApp di 081399299919 atau langsung klik tombol chat di situs mereka. Layanan panggilan ke rumah juga tersedia, cocok buat kamu yang sibuk.
Jadi, kalau AC tidak dingin padahal sudah dibersihkan, penyebabnya bisa dari banyak hal. Mulai dari freon bocor, kompresor lemah, sampai kesalahan pengaturan. Membersihkan AC hanyalah satu langkah, bukan jaminan AC langsung dingin lagi.
Kuncinya adalah perawatan rutin dan pengecekan menyeluruh oleh teknisi berpengalaman. Dengan begitu, AC kamu bisa tetap awet, hemat listrik, dan udara di ruangan selalu segar.
Kalau butuh bantuan profesional, Service AC Solo siap bantu kamu kapan saja untuk servis, perbaikan, atau pemasangan AC baru.
Baca juga artikel terkait lainnya: