Telepon:
0813 9929 9919
Alamat Kantor:
ANDONG,BOYOLALI.

Bagi banyak orang, memilih AC bukan hanya soal merek dan harga. Hal yang paling penting adalah menentukan kapasitas AC atau yang biasa disebut dengan PK AC. Jika kapasitasnya terlalu kecil, AC akan bekerja terlalu keras dan ruangan tidak cepat dingin. Sebaliknya, jika terlalu besar, ruangan mungkin memang dingin, tapi konsumsi listrik jadi boros. Karena itu, memahami cara hitung kebutuhan PK AC untuk ruangan adalah hal wajib sebelum Anda membeli.
Artikel ini akan membahas secara lengkap bagaimana cara menghitung PK AC yang sesuai, faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan, serta tips agar AC bisa bekerja lebih efisien. Dengan begitu, Anda bisa memilih AC dengan tepat tanpa harus menebak-nebak.
PK adalah singkatan dari Paard Kracht, istilah dalam bahasa Belanda yang berarti tenaga kuda atau horsepower. Pada AC, PK digunakan untuk menunjukkan kapasitas pendinginan. Makin besar PK, makin tinggi pula kemampuan AC untuk mendinginkan ruangan.
Sebagai gambaran sederhana, 1 PK biasanya setara dengan kapasitas pendinginan sekitar 9000 BTU (British Thermal Unit) per jam. Sementara 2 PK bisa mencapai 18000 BTU per jam, dan seterusnya. BTU ini adalah satuan internasional untuk mengukur energi panas. Jadi, dengan mengetahui ukuran ruangan, kita bisa menghitung berapa BTU yang dibutuhkan, lalu menentukan PK AC yang tepat.
Banyak orang memilih AC hanya berdasarkan kebiasaan atau rekomendasi penjual, tanpa benar-benar menghitung. Padahal, kesalahan memilih kapasitas AC bisa menimbulkan masalah.
Jika PK terlalu kecil, AC akan menyala terus-menerus karena kesulitan mencapai suhu yang diinginkan. Akibatnya listrik boros dan umur AC lebih pendek.
Jika PK terlalu besar, meskipun ruangan cepat dingin, konsumsi listrik akan tetap tinggi. Selain itu, kelembapan ruangan bisa terasa tidak nyaman karena AC kurang waktu untuk menyerap kelembapan.
Dengan melakukan perhitungan yang benar, Anda akan mendapatkan keseimbangan antara kenyamanan dan efisiensi energi.
Ada cara sederhana untuk menghitung kebutuhan PK AC. Rumusnya adalah:
BTU yang dibutuhkan = Panjang ruangan x Lebar ruangan x Tinggi ruangan x 500
Angka 500 di sini adalah faktor standar yang digunakan untuk menghitung beban pendinginan ruangan dalam kondisi normal.
Contoh:
Jika ruangan berukuran 4 meter x 5 meter dengan tinggi 3 meter, maka perhitungannya adalah:
4 x 5 x 3 x 500 = 30.000 BTU
Setelah mendapatkan angka BTU, barulah kita cocokkan dengan kapasitas AC dalam PK.
Dari contoh di atas, kebutuhan ruangan adalah 30.000 BTU. Jadi, pilihan yang sesuai adalah AC dengan kapasitas 3,5 PK atau kombinasi beberapa unit AC agar pendinginan merata.
Baca Juga: Cara Memperbaiki AC yang Tidak Dingin
Perhitungan di atas adalah rumus dasar. Namun, kenyataannya ada banyak faktor lain yang bisa memengaruhi kebutuhan PK AC.
Ruangan persegi dengan ukuran standar lebih mudah dihitung. Tapi jika ruangan berbentuk memanjang atau memiliki sekat kaca besar, kapasitas AC bisa perlu lebih tinggi.
Setiap orang yang berada di dalam ruangan menghasilkan panas tubuh sekitar 500 BTU. Jadi, semakin banyak orang, semakin besar kebutuhan pendinginan. Untuk ruangan kantor atau ruang rapat, faktor ini sangat berpengaruh.
Ruangan yang menghadap langsung ke sinar matahari atau memiliki banyak jendela kaca biasanya lebih panas. Kondisi ini menambah beban AC karena panas dari luar lebih mudah masuk.
Komputer, TV, kulkas, hingga lampu juga menghasilkan panas. Jika dalam satu ruangan ada banyak perangkat elektronik, kebutuhan BTU akan meningkat.
Standar tinggi ruangan biasanya 3 meter. Jika plafon lebih tinggi, volume udara yang harus didinginkan juga lebih banyak, sehingga kapasitas AC harus ditambah.
Agar lebih mudah, berikut tabel perkiraan cepat yang bisa dijadikan acuan.
Tabel ini berlaku untuk ruangan dengan tinggi standar dan kondisi normal. Jika ada faktor tambahan seperti paparan sinar matahari langsung, sebaiknya naikkan satu tingkat kapasitas AC.
Ruangan kantor biasanya dihuni oleh banyak orang sekaligus, ditambah peralatan elektronik seperti komputer, printer, dan server. Maka perhitungannya sedikit berbeda.
Selain rumus dasar, tambahkan sekitar 600–800 BTU untuk setiap orang tambahan yang ada di ruangan. Misalnya, ruangan berukuran 5 x 6 x 3 meter dihuni oleh 6 orang.
Hitungan awal: 5 x 6 x 3 x 500 = 45.000 BTU
Tambahan 6 orang x 600 BTU = 3.600 BTU
Total kebutuhan = 48.600 BTU
Maka, ruangan kantor ini butuh AC sekitar 5,5 PK atau menggunakan beberapa unit AC yang kapasitasnya lebih kecil.
Di rumah, jumlah orang biasanya lebih sedikit, tetapi ada faktor lain seperti dapur yang berdekatan atau jendela besar. Untuk kamar tidur 3 x 4 x 3 meter misalnya:
3 x 4 x 3 x 500 = 18.000 BTU
Artinya kebutuhan sekitar 2 PK. Namun jika hanya 1 orang yang tidur dan ruangan tidak kena sinar matahari langsung, AC 1,5 PK mungkin sudah cukup.
Karena itu, penting juga mempertimbangkan kenyamanan pribadi.
Baca Juga: 6 Peralatan Service AC yang Dibutuhkan
Setelah menghitung kebutuhan PK AC untuk ruangan, langkah berikutnya adalah memilih produk yang sesuai.
Selain memilih PK yang tepat, Anda juga bisa membuat AC lebih efisien dengan langkah sederhana.
Baca Juga: Kapan Waktu yang Tepat untuk Cuci AC Agar Tetap Awet dan Dingin
Mengetahui cara hitung kebutuhan PK AC untuk ruangan sangat penting agar tidak salah pilih. Dengan menghitung luas, tinggi, jumlah orang, serta faktor lain seperti arah matahari dan peralatan elektronik, Anda bisa menentukan kapasitas AC yang paling sesuai.
Jika kapasitas tepat, ruangan akan terasa sejuk, AC lebih awet, dan tagihan listrik tetap terkendali. Jadi sebelum membeli AC, jangan terburu-buru, lakukan perhitungan sederhana terlebih dahulu.
Bagi Anda yang tinggal di wilayah Solo dan sekitarnya, Kami menyediakan jasa service AC, perbaikan, perawatah, maupun bongkar pasang AC. Langsung saja hubungi: 081399299919 atau langsung klik tombol chat WA.