Cara Menghitung Ukuran Ducting AC yang Tepat

Cara Menghitung Ukuran Ducting AC yang Tepat – Memasang sistem AC dengan ducting bukan sekadar soal memilih unit besar atau kecil. Salah satu faktor penting yang sering diabaikan adalah ukuran ducting AC. Banyak orang mengira ukuran saluran udara ini bisa disesuaikan secara bebas, padahal perhitungannya sangat menentukan kinerja pendinginan, efisiensi energi, dan kenyamanan ruangan.

Kalau ducting terlalu kecil, aliran udara terhambat dan tekanan meningkat. Akibatnya, AC bekerja lebih keras, boros listrik, dan hasil pendinginannya tidak merata. Sebaliknya, jika ducting terlalu besar, distribusi udara bisa lemah dan tidak efisien. Jadi, bagaimana cara menghitung ukuran ducting AC yang benar? Yuk, kita bahas lengkap dengan rumus, contoh, dan tips praktisnya.


Apa Itu Ducting AC dan Fungsinya

Ducting AC adalah saluran udara yang berfungsi mengalirkan udara dingin dari unit AC ke seluruh ruangan. Umumnya digunakan pada sistem AC central, AC cassette, atau AC ducting yang biasa dipakai di gedung, perkantoran, hotel, atau rumah besar.

Selain sebagai jalur distribusi udara, ducting juga membantu menjaga suhu tetap merata di seluruh ruangan dan mengurangi kebisingan dari unit AC. Bahan ducting bisa berupa galvanis, alumunium, atau fleksibel duct tergantung kebutuhan instalasi.


Mengapa Ukuran Ducting AC Harus Dihitung dengan Tepat

Ukuran ducting berpengaruh langsung terhadap performa sistem pendingin. Jika ukuran tidak sesuai, dampaknya bisa sangat terasa, seperti:

  • AC tidak dingin merata di beberapa titik ruangan
  • Tekanan udara terlalu tinggi, membuat blower cepat rusak
  • Konsumsi listrik meningkat karena sistem bekerja lebih keras
  • Suara bising dari ducting akibat kecepatan udara terlalu tinggi

Jadi, menghitung ukuran ducting AC dengan benar bukan hanya soal teknis, tapi juga soal efisiensi biaya dan kenyamanan.


Cara Menghitung Ukuran Ducting AC

Ada beberapa metode untuk menghitung ukuran ducting AC, tetapi prinsip dasarnya sama: sesuaikan ukuran saluran dengan jumlah udara (CFM) yang dibutuhkan ruangan dan kecepatan aliran udara ideal.

Berikut langkah-langkah sederhana yang bisa kamu ikuti:

1. Hitung Total Beban Pendinginan (BTU atau PK AC)

Langkah pertama, ketahui dulu kapasitas AC yang dibutuhkan. Misalnya, kamu punya ruangan berukuran 5 m x 4 m dengan tinggi 3 m. Total volumenya 60 m³.

Dengan panduan umum, 1 PK AC bisa mendinginkan ruangan sekitar 14–18 m² tergantung kondisi. Jadi, untuk ruangan tadi bisa menggunakan AC sekitar 1,5 PK.

Untuk perhitungan lebih detail, kamu bisa lihat panduan di artikel Cara Hitung Kebutuhan PK AC untuk Ruangan.

2. Konversikan Kapasitas AC ke CFM

CFM (Cubic Feet per Minute) adalah satuan yang menunjukkan volume udara yang dihembuskan blower per menit.

Sebagai acuan,
1 ton AC (setara dengan 12.000 BTU atau ± 1,5 PK) menghasilkan sekitar 400 CFM.

Jadi kalau kamu punya 2 ton AC (±3 PK), maka kebutuhan udaranya adalah:
400 x 2 = 800 CFM

3. Tentukan Kecepatan Udara Ideal

Kecepatan udara di ducting berbeda tergantung posisi dan jenis duct:

  • Main duct (utama): 800–1.000 feet/minute
  • Branch duct (cabang): 600–800 feet/minute
  • Diffuser outlet: 400–600 feet/minute

Nilai ini digunakan untuk menghitung luas penampang duct.

4. Rumus Menghitung Luas Penampang Duct

Gunakan rumus sederhana berikut:

Area (ft²) = CFM ÷ Kecepatan Udara (FPM)

Contoh:
Kamu punya kebutuhan 800 CFM, dan ingin menjaga kecepatan udara di main duct sekitar 900 FPM.

Maka:
800 ÷ 900 = 0,89 ft²

Untuk mengubah ke satuan cm²:
1 ft² = 929 cm²
Jadi 0,89 x 929 = 826 cm²

Jika kamu ingin duct berbentuk persegi panjang dengan perbandingan sisi 1:2, misalnya, maka kamu bisa ambil ukuran:
Lebar 20 cm x tinggi 40 cm (total 800 cm², mendekati hasil perhitungan).


Contoh Praktis Perhitungan Ducting AC

Misal kamu punya sistem AC central 5 PK (sekitar 60.000 BTU atau 5 ton). Maka total kebutuhan udaranya:
400 x 5 = 2.000 CFM

Jika main duct memiliki kecepatan udara 900 FPM:
2.000 ÷ 900 = 2,22 ft² atau sekitar 2.063 cm².

Ukuran duct bisa dibuat sekitar 35 cm x 60 cm.

Lalu untuk cabang ke tiap ruangan (branch duct), kamu bisa sesuaikan berdasarkan luas ruangan dan kebutuhan pendinginannya.


Tips Memilih dan Merancang Ducting AC

Berikut beberapa hal penting yang sering dilewatkan saat instalasi ducting:

1. Gunakan Material Duct yang Tepat

Duct galvanis lebih kuat dan tahan lama, cocok untuk gedung atau pabrik. Sedangkan duct fleksibel cocok untuk area sempit atau sistem rumah tangga karena mudah dibentuk.

2. Pastikan Ducting Terisolasi dengan Baik

Tanpa isolasi, udara dingin bisa bocor dan suhu ruangan jadi tidak stabil. Gunakan bahan insulasi seperti glasswool atau elastomeric untuk menekan kehilangan panas.

3. Minimalkan Tikungan Tajam

Terlalu banyak belokan membuat tekanan udara turun dan menyebabkan AC tidak optimal. Usahakan sudut tikungan lebih halus.

4. Periksa Kebocoran dan Seal

Setelah pemasangan, pastikan semua sambungan rapat dan tidak ada udara keluar. Kebocoran kecil sekalipun bisa mengurangi efisiensi hingga 20%.

5. Gunakan Balancing Damper

Fungsinya untuk mengatur aliran udara ke tiap cabang agar distribusi udara merata di semua ruangan.


Kesalahan Umum Saat Menghitung Ukuran Ducting AC

Banyak orang salah menghitung karena hanya fokus pada ukuran fisik tanpa memperhitungkan tekanan statis dan kecepatan udara. Berikut beberapa kesalahan yang perlu dihindari:

  • Menyamakan ukuran duct untuk semua ruangan
  • Tidak memperhitungkan jarak dari unit AC ke outlet
  • Mengabaikan jenis diffuser dan grill udara
  • Tidak memperhatikan noise level akibat aliran udara terlalu cepat
  • Tidak melibatkan teknisi ahli dalam tahap desain

Jika kamu tidak punya pengalaman teknis, sebaiknya konsultasikan perhitungan ducting dengan teknisi profesional agar hasilnya akurat dan efisien.


Perawatan dan Pembersihan Ducting AC

Ducting yang kotor bisa menjadi sarang debu dan bakteri. Akibatnya, udara yang keluar dari AC menjadi tidak sehat dan menurunkan performa pendinginan.

Lakukan perawatan rutin seperti:

  • Membersihkan duct dan diffuser tiap 6–12 bulan
  • Memeriksa insulasi agar tidak rusak
  • Mengecek tekanan udara di setiap cabang

Kalau AC kamu terasa tidak dingin padahal sudah dibersihkan, bisa jadi masalahnya di saluran udara atau ducting bocor. Kamu bisa baca panduannya di artikel AC Tidak Dingin Padahal Sudah Dibersihkan.


Rekomendasi: Serahkan Pemasangan Ducting AC pada Ahlinya

Menghitung dan memasang ducting AC memang butuh pengalaman teknis dan peralatan khusus. Salah perhitungan sedikit saja bisa menyebabkan sistem tidak efisien dan boros listrik.

Kalau kamu sedang membangun rumah, kantor, atau tempat usaha dengan sistem pendingin terpusat, pastikan instalasi ducting dilakukan oleh teknisi berpengalaman.

Di Service AC Solo, kami menyediakan layanan profesional untuk instalasi ducting, servis AC, perbaikan, serta perawatan rutin semua jenis AC — dari AC split, cassette, hingga sistem central. Hubungi kami di 081399299919 (telepon, SMS, atau WhatsApp), atau klik tombol chat di situs kami untuk konsultasi gratis.


Kesimpulan

Menghitung ukuran ducting AC tidak boleh asal. Perhitungannya harus disesuaikan dengan kapasitas AC, kecepatan udara ideal, serta desain ruangan. Dengan ducting yang tepat, sistem pendingin akan bekerja lebih efisien, udara lebih merata, dan biaya listrik lebih hemat.

Jadi, sebelum melakukan instalasi AC ducting, pastikan kamu memahami dasar perhitungannya atau serahkan langsung pada teknisi profesional seperti tim Service AC Solo. Kami siap membantu semua kebutuhan AC kamu dengan layanan cepat, rapi, dan bergaransi.

Baca Juga:

Central Teknik Mandiri
Central Teknik Mandiri

Service AC Solo adalah bagian dari Central Djava Airconditioner yang berfokus pada layanan perawatan, perbaikan, dan instalasi AC di Solo dan sekitarnya. Dikelola oleh tim teknisi berpengalaman, kami berkomitmen menghadirkan layanan cepat, profesional, dan bergaransi untuk rumah, kantor, hingga bisnis Anda. 081399299919

Articles: 27