Cara Merawat AC Split Agar Tetap Dingin dan Awet

AC split jadi pilihan banyak orang karena efisien, hemat energi, dan bisa bikin ruangan tetap sejuk meski di tengah panas terik. Tapi banyak yang lupa, AC butuh perawatan rutin supaya performanya tetap maksimal. Tanpa perawatan, AC bisa cepat rusak, boros listrik, bahkan mengeluarkan bau tak sedap.

Artikel ini akan membahas cara merawat AC split dengan benar, lengkap dengan tips praktis yang bisa kamu lakukan sendiri di rumah.

Kenapa Perawatan AC Split Itu Penting

Merawat AC split bukan cuma soal menjaga udara tetap dingin. Lebih dari itu, perawatan rutin membantu menjaga komponen tetap awet, menurunkan konsumsi listrik, dan mencegah kerusakan besar yang bisa bikin kamu keluar biaya besar.

Bayangkan, jika filter AC jarang dibersihkan, debu akan menumpuk dan menghambat sirkulasi udara. Hasilnya, AC kerja lebih keras, suhu tak stabil, dan tagihan listrik naik. Selain itu, udara dari AC kotor bisa memicu alergi atau gangguan pernapasan.

Dengan perawatan yang tepat, umur AC bisa mencapai lebih dari 10 tahun dan tetap hemat energi.

Langkah-Langkah Cara Merawat AC Split di Rumah

Berikut beberapa cara mudah merawat AC split yang bisa kamu lakukan secara berkala.

1. Bersihkan Filter Secara Rutin

Langkah paling dasar tapi sering diabaikan. Filter berfungsi menyaring debu dan kotoran agar udara yang keluar tetap bersih. Idealnya, filter dibersihkan setiap dua minggu sekali, terutama jika AC sering digunakan.

Caranya cukup mudah:

  1. Matikan AC dan cabut kabel dari stop kontak.
  2. Buka penutup indoor unit.
  3. Lepas filter dengan hati-hati.
  4. Cuci menggunakan air mengalir dan sikat lembut.
  5. Keringkan sebelum dipasang kembali.

Filter yang bersih bikin aliran udara lancar dan pendinginan lebih cepat.

2. Cuci Evaporator dan Kondensor

Evaporator dan kondensor adalah dua bagian penting yang menentukan performa pendinginan. Evaporator ada di unit dalam ruangan, sedangkan kondensor di luar.

Jika kedua bagian ini tertutup debu, proses pertukaran panas jadi tidak optimal. Akibatnya, AC terasa kurang dingin. Kamu bisa menggunakan cairan pembersih khusus AC atau meminta bantuan teknisi profesional agar hasilnya maksimal.

Untuk panduan lebih lengkap tentang penyebab AC tidak dingin, kamu bisa baca artikel ini: Cara Memperbaiki AC yang Tidak Dingin.

3. Periksa Tekanan Freon

Freon berperan sebagai zat pendingin utama. Jika tekanannya berkurang, suhu udara yang keluar dari AC juga turun. Gejala yang sering muncul saat freon habis adalah udara tidak dingin, suara mesin kasar, atau muncul bunga es di pipa.

Jangan isi freon sendiri tanpa alat khusus. Lebih baik panggil teknisi yang berpengalaman agar tidak salah jenis atau takaran.

4. Pastikan Unit Outdoor Bersih

Banyak orang fokus membersihkan bagian indoor saja, padahal unit outdoor juga butuh perhatian. Daun kering, debu, dan kotoran sering menumpuk di sirip kondensor. Bersihkan dengan kuas lembut atau semprotkan air bertekanan rendah.

Pastikan area sekitar unit outdoor bebas penghalang agar sirkulasi udara tetap lancar.

5. Cek Kondisi Kabel dan Instalasi Listrik

Kabel yang longgar atau terkelupas bisa menimbulkan korsleting. Ini bukan cuma bisa merusak AC, tapi juga berisiko menimbulkan kebakaran. Lakukan pemeriksaan berkala, terutama jika AC sudah lama digunakan.

Jika kamu menemukan masalah korsleting, baca juga artikel ini: Cara Memperbaiki AC Konslet.

6. Gunakan Mode yang Tepat

Setiap mode di remote AC punya fungsi berbeda. Gunakan mode “Cool” saat ingin mendinginkan ruangan, dan “Dry” saat udara lembap. Hindari menyalakan AC dengan suhu terlalu rendah terus-menerus, karena bisa membuat kompresor cepat rusak.

Jika kamu kesulitan mengatur mode atau remot terkunci, pelajari caranya di sini: Cara Mengembalikan Remot AC yang Terkunci.

7. Hindari Menyalakan dan Mematikan AC Terlalu Sering

AC butuh waktu menyesuaikan tekanan freon setiap kali dihidupkan. Kalau sering dinyalakan dan dimatikan dalam waktu singkat, kompresor bisa cepat aus. Lebih baik biarkan AC menyala stabil dan gunakan timer jika ingin menghemat listrik.

8. Lakukan Cuci AC Secara Berkala

Cuci AC secara menyeluruh minimal setiap tiga bulan sekali, termasuk blower, evaporator, dan saluran pembuangan air. Jika tidak dibersihkan, saluran pembuangan bisa tersumbat dan menyebabkan air menetes dari unit indoor.

Bila kamu mengalami hal ini, kamu bisa baca artikel Kenapa AC Mengeluarkan Air untuk mengetahui penyebab dan solusinya.

9. Gunakan Daya Sesuai Kapasitas Ruangan

Salah satu penyebab AC cepat rusak adalah karena daya PK-nya tidak sesuai dengan luas ruangan. AC dengan kapasitas kecil tapi digunakan di ruangan besar akan bekerja terlalu keras. Sebaliknya, AC terlalu besar di ruangan kecil bikin listrik boros.

Untuk menghitung kebutuhan daya yang tepat, kamu bisa pelajari di artikel Cara Hitung Kebutuhan PK AC untuk Ruangan.

10. Lakukan Servis Rutin oleh Teknisi Profesional

Meski kamu bisa membersihkan sendiri, tetap perlu servis berkala oleh teknisi minimal dua kali setahun. Teknisi akan memeriksa tekanan freon, kondisi kompresor, serta kebocoran sistem pendingin. Servis rutin ini membantu mendeteksi masalah kecil sebelum jadi besar.

Kamu bisa menggunakan layanan profesional seperti Service AC Solo, tempat terbaik untuk servis, perbaikan, instalasi, dan cuci AC. Teknisi berpengalaman siap datang ke lokasi. Hubungi lewat telepon, SMS, atau WhatsApp di 081399299919 atau klik tombol chat di website kami.

Tanda-Tanda AC Split Butuh Perawatan

Beberapa tanda yang menunjukkan AC perlu segera diservis:

  • Udara yang keluar tidak dingin meskipun suhu sudah rendah
  • Muncul bau tak sedap saat AC menyala
  • Tetesan air dari unit indoor
  • Suara mesin lebih bising dari biasanya
  • Tagihan listrik tiba-tiba melonjak

Jika tanda-tanda ini muncul, segera lakukan pemeriksaan. Jangan tunggu sampai rusak parah karena biaya perbaikan bisa jauh lebih mahal.

Kesalahan Umum Saat Merawat AC

Banyak pengguna melakukan kesalahan tanpa sadar yang justru memperpendek umur AC. Misalnya:

  • Menutup ventilasi ruangan rapat tanpa sirkulasi udara tambahan
  • Menggunakan cairan pembersih sembarangan
  • Tidak menunggu filter benar-benar kering sebelum dipasang
  • Memasang suhu terlalu rendah setiap waktu
  • Tidak memeriksa kondisi kabel

Kesalahan kecil ini bisa berdampak besar dalam jangka panjang.

Tips Tambahan Agar AC Split Lebih Awet

  1. Gunakan penstabil tegangan atau stabilizer, terutama jika tegangan listrik di rumah sering naik-turun.
  2. Jangan menyalakan AC saat pintu dan jendela masih terbuka.
  3. Gunakan mode “Eco” untuk menghemat listrik saat malam hari.
  4. Bersihkan area sekitar unit outdoor agar sirkulasi udara tidak terhambat.
  5. Hindari menggunakan parfum ruangan langsung di depan unit indoor karena bisa menempel di filter.

Untuk menjaga efisiensi listrik AC, kamu juga bisa membaca panduan ini: Cara Hitung Konsumsi Listrik AC.

Kesimpulan

Merawat AC split sebenarnya tidak sulit, asal dilakukan dengan rutin dan benar. Mulai dari membersihkan filter, mencuci evaporator, hingga melakukan servis profesional, semua berpengaruh besar terhadap performa dan umur AC. Dengan perawatan yang baik, udara di rumah tetap sejuk, AC awet, dan tagihan listrik lebih hemat.

Jadi, jangan tunggu AC rusak baru diservis. Jadwalkan perawatan rutin sekarang juga bersama Service AC Solo, solusi terbaik untuk semua kebutuhan AC kamu: servis, instalasi, perbaikan, dan cuci AC. Hubungi lewat telepon, SMS, atau WhatsApp di 081399299919 atau klik tombol chat di website kami.

Central Teknik Mandiri
Central Teknik Mandiri

Service AC Solo adalah bagian dari Central Djava Airconditioner yang berfokus pada layanan perawatan, perbaikan, dan instalasi AC di Solo dan sekitarnya. Dikelola oleh tim teknisi berpengalaman, kami berkomitmen menghadirkan layanan cepat, profesional, dan bergaransi untuk rumah, kantor, hingga bisnis Anda. 081399299919

Articles: 27